Update Kasus Corona Di Indonesia:

Terjangkit :
Sembuh :
Meninggal :
Data di update secara berkala dari kawalcorona.com

Pengertian Auditing Dan Hal Yang Dipriksa Oleh Auditor


         Auditing adalah nilai tambah bagi laporan keuangan perusahaan, karena akuntan public sebagai pihak yang ahli dan independen pada akhir pemeriksaannya akan memberikan pendapatan mengenai kewajaran posisi keuangan, hasil usaha, perusahaan ekuitas, dan laporan arus kas.
           Auditing merupakan salah satu bentuk atestasi. Atestasi, pengertian umumnya,merupakan suatu komunikasi dari seorang expert mengenai kesimpulan tentang realibitas dari peryataan seseorang. Dalam pengertian yang lebih sempit, atestasi merupakan “komunikasi tertulis yang menjelaskan suatu kesimpulan yang mengenai realibilitas dari aseris tertulis yang merupakan tanggung jawab dari pihak lainnya”. Seorang akuntan public, dalam perannya sebagai auditor memberikan atestasi mengenai kewajaran dari laporan keuangan sebuah entitas.
       Akuntan public juga memberikan jasa atestasi lainnya, seperti membuat laporan mengenai internal control, dan laporan keuangan prospektif.
      Menurut penulis Auditing adalah “ suatu pemeriksaan yang dilakukan secara kritis dan sistematis, oleh pihak yang independen, terhadap laporan keuangan yang telah disusun oleh manajemen, beserta catatan-catatan pembukuan dan bukti-bukti pendukungnya, dengan tujuan untuk dapat memberikan pendapat mengenai kewajaran laporan keuangan tersebut”.
     Ada beberapa penting dari pengertian auditing tersebut diantaranya adalah.
 Pertama Yang di periksa adalah laporan keuangan yang telah disusun oleh manajemen beserta catatan-catatan pembukuan dan bukti-bukti pendukungnya.
   Laporan keuangan yang harus dipriksa terdiri dari laporan posisi keuangan( neraca), laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas, dan laporan arus kas. Catatan-catatan pembukuan terdiri atas buku harian ( buku kas/bank, buku penjualan, buku pembelian, buku serba serbi, buku besar, sub buku besar, (piutang, liabilitas, asset tetap, kartu persediaan). bukti-bukti pendukung antara lain bukti penerimaan dan pengeluaran kas/bank, faktur penjuala, journal voucher, dan lain-lain.
   Laporan posisi keuangan, adalah suatu laporan yang menggambarkan posisi keuangan suatu perusahaan (beberapa asset, liabilitas, dan ekuitas) pada suatu saat tertentu.
  Laporan laba rugi komprehensif, adalah suatu laporan yang menggambarkan hasil usaha suatu perusahaan secara keseluruhan (berapa endapatan, bebn dan laba atau rugi untuk suatu periode tertentu).
 Laporan perubahan ekuitas, adalah suatu laporan yang menggambarkan perubahan ekuitas (berapa retained earnings awal, laba rugi, pembagian dividend, dan retained earnings akhir) untuk suatu periode tertentu.
 Laporan arus kas , adalah suatu laporan yang menggambarkan arus kas (arus masuk kas dan arus keluar kas atau setara kas) selama suatu periode tertentu dan diklasifikasi kan menurut aktivitas operasi, investasi dan pembelanjaan.
     Kedua, pemeriksaan dilakukan secara sistematis dan kritis.
     Ketiga, pemeriksaan dilakukan oleh pihak yang independen, yaitu akuntan publik.
     Keempat, tujuan pemeriksaan akuntan adalah untuk dapat memberikan pendapat mengenai kewajaran laporan keuangan yang dipriksa.

0 Response to "Pengertian Auditing Dan Hal Yang Dipriksa Oleh Auditor"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel